Jika satu saat saya mendapatkan kesempatan untuk memelihara hewan di rumah, maka ayam, kelinci, bahkan kambing masuk ke dalam list untuk itu. Bukan kucing. Definitely, bukan kucing. Saya akui, saya bukan pecinta kucing. Bahkan seandainya suatu saat jiwa ini terketuk untuk memelihara pet, maka anjing atau ikan koi akan lebih dipertimbangkan. Tapi kucing dan hobi gardening yang saya sukai sepertinya susah untuk dipertemukan. Jadi ketika dulu rekan kantor saya, Mbak Fina, yang punya 10 ekor kucing di rumahnya sibuk bercerita tentang pet peliharaannya yang dia sebut 'My Pucy', dengan nada penuh sayang dan compassion, saya hanya nyengir kuda. Ketika dia menunjukkan foto salah satu kucingnya di hand-phone sambil berkata, "Ini si Ganteng, Ndang. Cakep kan? Ini paling ganteng dari semua kucing gue." Saya sambil menggaruk-garuk kepala yang tidak gatal ini, berusaha keras untuk mengerti, dari sudut sebelah mana kucing kampung abu-abu loreng bertubuh tinggi langsing ini disebut ganteng. Lucu, mungkin. Lucu adalah kata yang umum kita sematkan jika berbicara tentang kucing. Kucing lucu pun dalam benak saya haruslah berbulu tebal, gendut, bermuka bulat dengan hidung agak sedikit pesek, plus ekor tebal seperti sikat botol. Hm, jenis kucing British Shorthair bernama Coconut yang video You Tubenya sering sekali saya tonton.
Mengadopsi Kucing - Intermezo (1)
Resep Spicy Wonton Soup
Happy New Year 2022! Terlambat? Ah, masih di bulan Januari kan ya, jadi suasananya masih tahun baru. Tahun ini harapan saya hanyalah diberikan kesehatan, tak ingin muluk-muluk menargetkan diri dengan goal ini dan itu. Terlalu banyak harapan akan jadi beban, jadi kita lalui saja selangkah demi selangkah bersama hari. Malam tahun baru lalu area kompleks perumahan saya super heboh, kembang api yang diledakkan lebih dahsyat dari tahun-tahun sebelumnya. Lebih lama dan juga lebih bersaing antar kompleks. Suara jeritan dan teriakan orang-orang disepanjang jalan kompleks juga lebih kencang dan riuh. Saya justru melalui hari itu dengan membereskan rumah, sibuk dengan sapu, kain lap dan alat pel sejak pagi hari. Rumah super kotor karena jarang dibersihkan, apalagi sejak renovasi atap rumah di area belakang dua bulan lalu, lantai makin kumuh dari kondisi yang memang sudah kumuh. Badan ini terasa remuk redam, dan kaki pegal linu karena menunda membersihkan rumah berarti menimbun pekerjaan itu di satu hari. Jadi saat pukul dua belas malam tiba saya terkapar di kasur menikmati sejuknya AC dan segarnya wangi sprei yang baru diganti.
Resep Chicken Pastitsio (Lasagna ala Yunani)
Anda punya satu pengalaman memalukan yang ketika telah lama berlalu dan diingat kembali terasa lucu, membuat ngakak sekaligus malu hati sendiri? Saya punya beberapa pengalaman seperti ini, tapi ada satu yang sampai sekarang jika teringat sumpah akan membuat wajah terasa panas. Sekali lagi, jika teringat sumpah ingin rasanya memori itu saya buang dari sel-sel otak ini.
Waktu itu saya masih bekerja di perusahaan lain. Kami satu divisi yang berjumlah sekitar 15 orang menutup akhir tahun dengan jalan-jalan ke Bandung. Jika berkunjung ke kota sejuk ini, maka berbelanja di factory outlet adalah tujuan utama. Kaus atau pakaian branded dengan harga terjangkau memang menjadi daya tarik yang susah ditolak bagi turis domestik dari luar kota. Ada satu butik terkenal di Bandung yaitu Rumah Mode, factory outlet yang satu ini kualitas barangnya memang lebih oke dan harganya juga tidak membuat jebol kocek. Butik berukuran luas ini ditata dan didesign dengan sangat menarik, nyaman buat cuci mata dan berbelanja. Di depan butik juga tersedia pedagang yang menjajakan aneka makanan di gerobak seperti rujak buah, siomay, dan sate sapi kesukaan saya. Kita bisa memesan makanan ini dan menyantapnya di meja yang disediakan oleh pihak butik di teras. Ditemani suasana adem Bandung dan lezatnya makanan, memang nongkrong di depan factory outlet satu ini sangat menyenangkan.
Resep Spider Web Brownies & Menambah Penghasilan Secara Online
Cara pertama yang saat ini sudah saya rasakan adalah berinvestasi di saham. Mungkin karena kebetulan saya bekerja di satu perusahaan sekuritas, sehingga investasi saham bukanlah hal yang asing. Saham adalah produk investasi Pasar Modal yang berisiko tinggi, ini dikarenakan harga saham naik dan turun dengan cepat ketika ditransaksikan di Bursa Efek setiap harinya. Misalnya jika sesi satu perdagangan di Bursa harga saham A sebesar Rp. 1000 per lembar, maka di sesi dua bisa jadi harganya menjadi Rp. 700 per lembar, atau justru naik menjadi Rp. 1100 per lembarnya. Bandingkan dengan naik dan turunnya harga satu gram emas murni yang jauh lebih lambat, karena itu emas dianggap sebagai produk investasi yang aman atau berisiko rendah.
Resep Tumis Telur Dadar Pedas
Keluarga saya pecinta telur dadar. Saking cintanya, keponakan saya, Ellan, putra semata wayang kakak perempuan saya, bahkan bisa setiap hari makan nasi berlauk telur dadar saja. Yep, setiap hari. Bahkan jika traveling ke manapun, ketika makanan yang dia suka tidak ada, maka kakak saya cukup menggoreng telur dadar, plus nasi putih hangat, dia bisa makan dengan lahap. Mungkin kecintaan kami ini karena sejak kecil telur dadar adalah lauk desperate yang bisa dibuat oleh Ibu saya. Sebutir telur harganya cukup terjangkau, hanya perlu sedikit minyak goreng, dan dalam sekejap tersedia lauk yang disukai semua umat. Well, mungkin tidak semua umat, tapi semua keluarga saya, suka. 😀
Resep Brownies Cookies & Stop Body Shaming
"Eh si Gendut, dari mana lu Ndut?" Tanya karyawan B ini dengan entengnya sambil menoleh ke karyawan A yang berdiri di sudut lift. Karyawan A terlihat tidak nyaman dan tidak antusias menanggapi pertanyaan itu, menjawab dengan nada seakan menggerutu, "Belakang," sambil menunjukkan bungkusan makanan di tangannya. "Beli makanan ya lu, Ndut. Makan mulu lu," seakan tak menyadari kalau kata gendut itu sangat tidak pantas diucapkan, si cewek ini tetap menggunakan kata tersebut. Saya sampai menolehkan kepala memandangnya berharap dia menghentikan panggilan tersebut. Kata gendut yang mengacu pada bentuk tubuh karyawan A ini benar-benar membuat saya naik darah mendengarnya. Saya benar-benar simpati dengan si cowok yang wajahnya terlihat kesal dan sama sekali tidak nyaman. Ketika hampir mengeluarkan kata teguran, lift berhenti dan si cewek keluar di lantai kantornya. Kata teguran tersebut hanya berakhir di ujung lidah saya. Saya berjanji next time jika bertemu dengan kejadian yang sama lagi akan lebih siap.
Resep Best Cheesy Macaroni Schotel & Investasi Saham
Resep Mi Ayam Rica
Ada yang menanyakan resep ini di IG, awalnya saya tidak berminat mencobanya, menurut saya mi ayam paling enak tentunya mi ayam yamin yang manis asin gurih, bukan mi ayam bercitarasa pedas seperti ini. Tapi beberapa waktu lalu saya melihat ada yang post hidangan ini di Facebook, tampilannya terlihat menggugah selera, akhirnya saya putuskan untuk mencobanya. Resep untuk bumbu rica-ricanya saya pakai yang pernah di posting disini, saya masih ingat ketika membaginya di Instagram beberapa waktu lalu, banyak orang Manado yang komplain dengan resepnya. Intinya ayam rica-rica original itu tidak menggunakan banyak bumbu sebagaimana woku yang lebih kompleks. Selama ini banyak resep bersliweran di internet, dimana ayam rica dan ayam woku hampir sama kompisisi bumbunya, yang membedakan hanya ayam rica menggunakan banyak cabai merah sementara ayam woku menggunakan kunyit sehingga kekuningan tampilannya. Well, ternyata keduanya berbeda sama sekali. Ketika mencicipi kedua masakan ini di resto Manado Beautika di daerah Hang Lekir, Jakarta Selatan, saya jadi bisa membedakannya dengan lebih yakin.
Klik untuk baca selanjutnya...
Resep Light Fruitcake & Kisah Kembang Api di Aussie
Saya pergi ke Australia, bersama kakak saya, Mbak Wulan, suami dan putra semata wayangnya, dan adik bungsu saya, Dimas. Tujuan kami adalah Sidney dan Gold Coast. Saya pernah menuliskan proses mengajukan visa Aussie pada postingan disini, mungkin anda berminat untuk mendapatkan informasi seputarnya. Kami tiba di Sidney mendekati acara tahun baru, dan perayaan kembang api di negara bagian New South Wales ini terkenal di seantero Aussie dan belahan bumi lainnya, jadi kakak saya mengincar untuk bisa menyaksikannya dengan mata kepala secara langsung. Sepertinya, mungkin perayaan kembang api ini satu-satunya acara di Sidney yang membuat dia bersemangat untuk datang ke kota ini. Saya sendiri sejak dulu tak begitu suka, tak begitu tertarik, tak begitu semangat, menyaksikan pertunjukan kembang api. Apa menariknya mendengar letusan disusul pecahan warna-warni api di langit? Okeh sebut saya 'katrok', 'ndeso', dan lain sebagainya, tapi swear, kembang api sespektakuler apapun tidak bisa membangkitkan minat saya.
Klik untuk baca selanjutnya...
Resep Beef Cubes dengan Creamy Brown Sauce & The Dog Whisperer
Saya agak terlambat mengenal Cesar Millan, si the Dog Whisperer, yang super terkenal. Acaranya booming bertahun nan lampau, tapi saya baru menontonnya di You Tube kira-kira tiga tahun belakangan ini. Banyak serialnya bertebaran, dan saya super kagum dibuatnya. Sejak menonton aneka videonya bagaimana meng-handle anjing yang super galak sekalipun, kepercayaan diri saya seakan meningkat walau hanya di belakang layar laptop. Terus-terang, saya sangat takut dengan anjing. Pengalaman saya berhadapan dengan makhluk berkaki empat yang satu ini agak-agak tidak mengenakkan. Dulu, waktu masih di SD dan sedang belajar sepeda, saya pernah dikejar anjing dan kejadian tersebut masih membekas hingga kini.
Saat itu kejadiannya sekitar pukul setengah enam pagi, waktu yang pas untuk belajar naik sepeda di jalan raya di depan rumah. Weekend di pagi hari, suasana jalan raya Paron masih sepi dari kendaraan berlalu-lalang. Saya menyeret sepeda mini tua ke arah stasiun yang berjarak kira-kira satu kilometer dari rumah. Kala sedang tertatih-tatih antara mengayuh pedal dan berjalan dengan dua kaki di atas sepeda, seekor anjing tiba-tiba lari ke jalan dari salah satu rumah penduduk. Jenis anjing kampung, kurus dan tinggi, bukan jenis lucu macam poodle. Gerakannya agresif, tatapan matanya tajam dan serius. Awalnya saya hanya terdiam di atas sepeda, menunggu anjing itu mengalihkan perhatian. Tapi ketika si doggy justru berlari mendekat sambil menyalak heboh, saya kabur melarikan diri. Bukan dengan sepeda, melainkan dengan dua kaki. Sepeda saya geletakkan begitu saja di aspal, dan saya lari tunggang-langgang menyelamatkan diri. Untungnya anjing tersebut kehilangan minat mengejar hingga finish, dan kembali ke rumahnya. Ketika kondisi sudah kondusif, dengan tubuh gemetaran saya kembali ke TKP, pelan-pelan menarik sepeda dan membawanya kabur pulang. Musnah sudah skenario belajar sepeda hari itu.
Resep Spaghetti Smoked Beef
Cara termanjur menyimpannya adalah dalam kontainer plastik kedap udara, hanya tentu saja membutuhkan wadah besar jika hendak menyetok banyak. Cara lain yang juga manjur adalah dengan menyimpannya di kulkas entah freezer atau chiller, tapi cara ini memakan tempat juga. Mungkin jika punya chest freezer akan leluasa menceburkan bahan makanan kering seperti ini agar tahan lama. Tapi saya lagi menahan nafsu tidak membeli freezer jenis ini, takut penyakit menimbun bahan makanan ini semakin parah.
Klik untuk baca selanjutnya...
Tahu a la General's Tso
Karena resep yang saya post di Instagram dua tahun belakangan ini lebih update dibandingkan blog, maka saya putuskan mulai hari ini beberapa resep tidak akan dimulai dengan cerita pengantar a la saya yang panjang kali lebar, tapi fokus ke resep yang disajikan. Menulis dan bercerita memang hobi saya, tetapi menulis juga memerlukan waktu, inspirasi dan mood. Artinya, terkadang menghambat resep di blog susah bertambah mengikuti larinya resep di IG. Cerita tetap akan sajikan jika memang mood menulis muncul dan ada story yang ingin diceritakan. Cara ini akan membuat konten resep di blog menjadi lebih banyak, variatif, dan membantu mereka yang hendak mencari resep tertentu tetapi tidak ingin melihatnya di platform social media lainnya.
Resep Sate Lilit Ikan
Jika ada masa sekolah - dari SD hingga universitas - yang paling saya benci dan berusaha dihilangkan dari memory otak maka itu adalah masa saat SMP di Ngawi. Walau masa sekolah kala SD di Paron juga tidak tergolong indah, tapi banyak momen menyenangkan saat bermain bersama teman-teman di pedesaan, di sawah, dan saya punya banyak sohib yang mengasyikkan. Selain itu, sekolah di desa kecil tidaklah terlalu banyak tuntutan, ruang lingkupnya sempit dan tidak membuat deg-degan selayaknya jenjang berikutnya. Ketika masuk ke salah satu SMP di kota kabupaten Ngawi, saya dibuat meriang dengan banyaknya anak yang bersekolah. Kelas satu saja terdiri dari 10 kelas, dimana masing-masing kelas paling tidak berisi sekitar 45 murid. Bayangkan betapa melongonya saya melihat beragam-macam siswa-siswi mulai dari yang cantik, ganteng, sophisticated, kaya, rapi jali, kelimis, hingga amburadul dan acak adul seperti saya. Beberapa murid begitu cantik dan ganteng, atau begitu pintar hingga semua nilai di NEM-nya mendekati sepuluh, membuat saya minder sendiri. Swear, saya seakan diceburkan dari lingkungan nyaman nan sederhana, ke dunia lain yang seakan saya tak akan pernah bisa menyesuaikan diri. Jika ingatan akan masa tiga tahun bersekolah pada jenjang ini bisa dihapus, maka akan saya delete selamanya dari kepala yang setengah penuh ini. Tobat!
Resep Banana Cake
Saya kagum dengan mereka yang rutin berolahraga lari. Sering melihat kala pagi atau sore hari sepulang kantor, para 'pelari' dengan pakaian olahraga berolah tubuh di seputar jalan Sudirman, atau di depan kantor dimana trotoarnya terpaving rapi. Terus terang, olahraga lari dan jalan cepat memang kegiatan yang paling mudah dilakukan dan hampir tanpa biaya, kecuali sepatu olahraga yang nyaman dan pakaian yang mendukung. Selebihnya hanya mengandalkan dengkul dan semangat saja. Dulu, tepatnya bertahun nan lampau, saya termasuk rajin melakukannya kala weekend, berangkat dari rumah ke Gelora Bung Karno yang tak jauh letaknya. Lima hingga delapan putaran jalan cepat mengelilingi stadion lumayan menggerakkan badan yang hanya mengenal duduk dan tidur saja selama seminggu.
Tapi lama-lama, rasa malas lebih meraja, akhirnya saya memilih berjalan cepat di kompleks perumahan di dekat rumah yang kondisinya lumayan rapi, bersih dan tidak sekumuh lokasi rumah saya. Setiap dua hari sekali sebelum ngantor saya sempatkan diri berjalan 30 menit di pagi hari. Sepulang olahraga, badan terasa segar, dan siap berangkat ke kantor. Tapi kembali, lama-lama, jalan cepat 30 menit inipun jadi kegiatan yang berat. Alasannya, harus bersiap-siap dengan kaus, celana dan sepatu olahraga, artinya hendak berangkat saja sudah menghabiskan waktu demi persiapan. Belum lagi, di kompleks perumahan tersebut banyak yang memiliki anjing. Sebagian dilepas berkeliaran dan sebagian ada didalam pagar. Justru yang didalam pagar ini galaknya minta ampun, setiap kali saya lewat akan menggonggong sekencang-kencangnya, membuat jantung seakan rontok. Bukannya saya takut anjing, karena toh si doggy terkunci dibalik pagar, tapi rasa kaget yang lama-lama berubah menjadi emosi jiwa ini membuat semangat jadi kempes.
Klik untuk baca selanjutnya...
Resep Telur Bumbu Bali
Resep Spaghetti dengan Kerang
Resep Ayam Saus Mentega
Resep Sloppy Joe
Buku-buku masak Amerika pada awal dan pertengahan abad ke-20 menawarkan banyak resep jenis sloppy joe, meskipun memiliki nama yang berbeda-beda seperti: Hamburger Panggang Deviled, Sandwich Daging Cincang, Hamburger Spanyol, Hamburg a la Creole, Beef Mironton, dan Daging Giling Gaya Spanyol. Istilah sloppy joe's memiliki definisi awal berasal dari restoran murah atau konter makan cepat saji yang menyajikan makanan murah dengan cepat atau pengunjungnya menggunakan pakaian kasual. Perusahaan makanan mulai memproduksi sloppy joe dalam kemasan kaleng berisi daging, atau hanya sausnya saja, seperti Manwich, pada tahun 1960-an.
Klik untuk baca selanjutnya...
Resep Thai Chicken Basil & Simple Living
Sudah lama saya bermimpi dan mengangankan hidup ala simple living. Tidak mencintai materi, tidak terikat pada materi, tidak sibuk mengumpulkan materi, hidup frugal dan self sufficiency. Mimpi ini setiap hari selalu ada dalam benak dan semakin diperparah dengan banyaknya video dengan gaya hidup 'simple living' yang saya tonton di You Tube. Saya berpikir betapa tenang dan damainya hidup jika tidak tergantung pada materi, dan betapa konsep 'kaya bukan berarti memiliki apapun tetapi berarti tidak menginginkan apapun dan puas dengan yang dimiliki saat ini' ada benarnya.
Salah satu video di TED Talk yang menginspirasi saya adalah yang menampilkan Jon Jandai. Jon adalah seorang petani dari Timur Laut Thailand. Beliau mendirikan Pun Pun Center, sebuah pertanian organik di luar Chiang Mai, bersama istrinya Peggy Reents, pada tahun 2003. Pun Pun berfungsi ganda sebagai pusat kehidupan berkelanjutan dan produksi benih, yang bertujuan untuk membawa benih asli dan langka kembali digunakan. Pun Pun secara teratur menyelenggarakan pelatihan tentang teknik sederhana untuk hidup lebih berkelanjutan. Konsep Jon Jandai sangat sederhana, baginya life is simple tapi manusia sering membuatnya begitu complicated. Kompleksitas ini tercipta karena manusia menginginkan banyak hal dan terkadang keinginan itu bukan lah kebutuhan hakiki tapi hanya semata-mata keinginan belaka.
![]() |
| Thai basil |
Langganan:
Postingan (Atom)
(+)













































